Minggu, 22 November 2015

Kritik

Melihat sekeliling penuh dengan suka cita 
Tapi tidak yang di sebrang sana 
Sebrang mana? 
Ya sebrang yang merebutkan sebuah kebenaran 
Katanya ahli kitab agama 
Tapi teriak teriak 
Kebencian dengan beringas 
Bajunya yang dikenakan putih 
Menggambarkan kesucian 
Tapi hatinya penuh penyakit 
Semua penyakit mencekik 
Akarnya serakah! 

Menolak sebuah dasar agama 
Maunya milik dia harus jadi yang utama 
Harus patuh! Harus ikut aturanku! 
Ini agamamu 
Ini agamaku  
Patuhi aturanku! 

Menolak pemimpin karna agamanya tak sama
"Memang kalau mau naik pesawat tanya pilotnya agamanya apa? Ucap ustadz nur 

Sabtu, 21 November 2015

Hitam di balik jendela
Menciut nyali untuk menengok
Bising terkuak
Jeritan dari segala tragedi menyelimuti


Hitam pekat darah terkucur sia sia
Tangan tangan congkak penuh kotor
Kelam memandang


Tak ada penerang
Tak ada lilin atau bara api
Semua begitu pekat


Isak tangis terus menjerit
Takut mencekam erat
Puing puing nurani berhambur




Ketika sudah terbiasa
Sepi berhembus
Kesendirian terpikat erat

Alunan nada menghias telinga
Bau segar air hujan tercium
Rintik rintiknya tertinggal di dedaunan


Tak adara suara
Semua terlihat di balik mata
Girang merekah di dalam

Tak perlu risau akan sepi